Invoice rapi itu mudah. Yang sering lupa: menagihnya.
Cara membuat invoice UMKM di Excel atau Google Sheets yang rapi, bernomor otomatis, dan siap dikirim sebagai PDF, lalu memantau mana yang sudah lunas, belum lunas, dan jatuh tempo.
Apa saja yang wajib ada di invoice
Invoice yang jelas membuat pembeli cepat membayar dan memudahkan Anda mencocokkan uang masuk. Bentuknya boleh sederhana, asal isinya lengkap dan konsisten.
- Nama usaha, alamat, dan kontak Anda
- Nama dan kontak pembeli
- Nomor invoice yang unik dan berurutan
- Tanggal invoice dan tanggal jatuh tempo
- Daftar item, jumlah, harga satuan, dan subtotal
- Diskon dan pajak bila ada
- Total yang harus dibayar dan cara pembayaran
Untuk pajak, ikuti aturan yang berlaku bagi usaha Anda dan tanyakan ke konsultan pajak bila ragu.
Dari data usaha sampai invoice terkirim
- 01
Siapkan data usaha
Tulis sekali di satu tempat: nama usaha, logo, rekening bank atau e-wallet, termin bayar, dan awalan nomor invoice. Semua invoice berikutnya mengambil data ini.
- 02
Buat daftar klien dan produk
Simpan klien beserta nomor WhatsApp, lalu daftar produk atau jasa beserta harga. Dengan daftar ini, Anda tinggal memilih, tidak mengetik ulang.
- 03
Isi invoice
Pilih klien dan item, isi jumlah, tentukan diskon dan pajak. Pastikan nomor invoice tidak pernah dipakai dua kali, karena nomor inilah yang dicantumkan pembeli saat transfer.
- 04
Simpan sebagai PDF dan kirim
Kirim invoice dalam bentuk PDF agar tampilannya sama di semua perangkat. Di Excel: File, Cetak, Simpan sebagai PDF. Simpan salinannya di satu folder.
- 05
Catat pembayaran dan tagih
Setiap invoice dicatat: tanggal, total, jumlah dibayar, dan tanggal bayar. Dari catatan ini terlihat mana yang lunas, belum lunas, atau sudah lewat jatuh tempo, dan siapa yang perlu diingatkan.
Dari nota ketik ulang jadi invoice yang terpantau
Tanpa sistem
- Ketik ulang data klien dan harga tiap kali
- Nomor invoice dobel atau terlewat
- Lupa siapa yang belum bayar
- Menagih harus menyusun pesan dari nol
Dengan template
- Klien dan item dipilih dari dropdown
- Nomor invoice terisi otomatis
- Status Lunas, Belum Lunas, Jatuh Tempo terlihat sekilas
- Pesan tagihan WhatsApp sudah terisi
Pelacak pembayaran dan dashboard
Tangkapan layar di bawah memakai data contoh.
Template Invoice UMKM
File Excel yang juga bisa dibuka di Google Sheets. Isi pengaturan usaha, daftar klien, dan produk sekali. Setelah itu invoice bernomor otomatis dengan diskon dan pajak opsional, siap cetak A4. Di Google Sheets, satu menu menyimpan PDF ke Google Drive dan mencatatnya, plus daftar link WhatsApp untuk invoice jatuh tempo. Termasuk panduan Bahasa Indonesia dan data contoh. Tanpa makro di Excel, tanpa langganan.
Ambil template, Rp49.000Jualan di marketplace juga? Baca cara rekap pencairan Shopee dan TikTok Shop.
Template ini bukan nasihat pajak. Tarif pajak mengikuti aturan yang berlaku.